Yang Termacet di Bandung (Bagian Kesatu)
Kemacetan rasanya sudah bukan menjadi milik kota Jakarta, saya rasa dikota-kota besar seperti halnya Bandung, kemacetan sudah menjadi teman akrab warganya. Banyak teman-teman saya yang punya segala uneg-uneg soal kemacetan di kota Bandung. Ada diantara mereka yang bilang ini terjadi karena banyak orang Jakarta yang mampir ke Bandung setiap weekend ...
Menikmati Bandung
Suatu ketika, salah seorang seniman asal Bandung Pidi Baiq pernah menulis di akun twitternya, @pidibaiq: Ketika engkau ke Bandung, di saat long week end, atau pd waktu mlm minggu, engkau tdk akan menikmati Bandung yg sebenarnya. Pernyataan ini ditulis di salah satu hari long weekend di mana Bandung, seperti biasa, menjadi salah satu tujuan wisata favorit wisatawan dalam maupun luar negeri.
Meski tidak dilahirkan di kota Kembang ini, saya merasa Bandung yang sekarang memang sudah jauh beda dibandingkan dengan tahun 90’an ketika saya masih kecil. Di satu sisi, perubahan itu membawa dampak positif. Semakin banyak pendatang memungkinkan perekonomian di Bandung semakin baik. Selain dikenal sebagai pusat mode, Bandung kini semakin dikenal pula sebagai kota kuliner karena banyaknya panganan yang bisa diperoleh di sini. Bandung juga dinobatkan sebagai kota kreatif se-Asia Timur. Makin besarlah daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Paris van Java ini.
Sayangnya, di sisi lain kemajuan tersebut juga membawa dampak negatif. Arus lalu lintas semakin padat terutama saat libur panjang atau sekedar malam minggu biasa. ‘Macet’ menjadi kata yang tak asing lagi di twitter untuk menggambarkan suasana Bandung di hari libur. Udara menjadi berkurang kesejukannya karena semakin banyak asap kendaraan bermotor.
Menurut saya, siapapun berhak untuk berada di Bandung. Untuk sekedar berlibur, atau mungkin tinggal. Yang harus diingat, siapapun yang berada di Bandung juga memiliki kewajiban untuk menjaga kota ini. Agar tetap bersih, tertib, dan nyaman untuk dikunjungi di kemudian hari. (RY)
Photo source: meworldwords.blogspot.com
Jaman sekarang kalau segalanya tidak bisa dilakukan dengan cepat dan tepat pasti akan sulit. Oleh karena itu perkembangan teknologi pun berkembang pesat memudahkan para penggunanya dan mempengaruhi semua aspek kehidupan. Sama halnya dengan bidang jasa yang dituntut untuk memberi pelayanan pada konsumen dengan cepat. Nah bagi kamu yang mempunyai aktivitas super padat sehingga tidak sempat mencuci pakaian ataupun membayar listrik, tidak usah khawatir, sekarang ada Salam Corner untuk meng-handle semua itu.
Salam Corner menyediakan jasa laundry profesional dan pengiriman paket pos serta warung internet bagi kamu yang hobi browsing dan bermain game online. Tidak usah khawatir soal pelayanan, Salam Corner bekerjasama dengan PT Pos Indonesia, jadi untuk kamu yang tidak sempat membayar listrik, Telkom, PDAM, hingga angsuran ADIRA, Salam Corner bisa melakukan semua itu untuk kamu guys!
Apalagi sedang ada masa promo di Salam Corner sekarang, yaitu setiap cuci minimal Rp 10.000 kamu bisa mendapatkan kupon undian berhadiah handphone! So, tunggu apalagi, selesaikan semua pembayaranmu di Salam Corner yang beralamat di Jalan Gagak No.168 (Paviliun Kisunda Galery Cikutra Barat 119) dijamin aktivitasmu makin lancar guys!
Untuk info lebih lanjut langsung saja hubungi nomor dibawah ini:
Telepon: (022) 61616168 / 081 909090 168
Twitter: @salamcorner
Selamat buat kamu yang jadi pemenang ! cek e-mail kamu buat info selengkapnya!
Cheers,
Brdc Family
Hot Event